Oleh: dhanuwangsa | Oktober 10, 2010

Tertawa

Prawacana

 

Tulisan ini merupakan kumpulan suara hati dan gesekan pikiran serta pandangan yang mengganjal semasa penulis mengamati, membaca dan memahami. Dengan demikian, tulisan ini tidak dapat disusun secara sistematis sebagai sebuah informasi komulatif atau kajian yang bersifat tematik terhadap masalah tertentu.

 

Artinya, tulisan ini hanya sebagai bukti diri atas perjalanan sebuah tanggungjawab sosial akademik yang disampaikan hanya terbatas kepada diri sendiri. Untuk menyenang-nyenangkan hati, demi kegembiraan diri sendiri, dan akhirnya sebagai kenang-kenangan, yang mungkin pada suatu saat nanti cukup realistik untuk dijadikan bahan tertawaan atas segala kelebihan dan kekurangannya.

 

‘Tertawa’, terutama ‘mentertawakan diri sendiri’ merupakan sesuatu (peradaban) yang sudah langka dan dianggap sebagai sebuah budaya yang aneh. Terlebih-lebih lagi orang cenderung memaknai tertawa merupakan kegiatan mentertawai orang lain atau peristiwa di luar orang yang tertawa. Oleh karena itu, mungkin orang sudah lupa apa tertawa itu, bagaimana caranya tertawa, dan untuk apa tertawa. Dikatakan demikian, karena orang menjadi lupa diri ketika ia sedang tertawa, sesungguhnya ia mentertawakan dirinya sendiri atau orang lain, hal ini tidak begitu jelas dan penting sebagai alasan untuk tertawa. Dalam hal ini, makna tertawa menjadi kabur dan sama sekali tidak terpahami lagi.

 

Evolusi pikiran akan memberikan perubahan yang signifikan terhadap tatacara dan gaya tertawa seseorang, atau bahkan dalam caranya memberi arti, makna, dan nilai bagi sebuah ‘tertawa’. Percayalah, bagaimanapun perubahan-perubahan pikiran itu, mentertawakan diri sendiri merupakan tertawa yang paling nikmat. Sebaliknya, mentertawakan orang lain, merupakan etika-moralitas terendah pada diri makhluk yang dinamakan manusia. Oleh karena itu, carilah dan  temukan pada dirimu sendiri sesuatu yang layak untuk ditertawai, seperti apa yang sedang saya kerjakan ini.

 

Selamat mencoba dan tertawa.

Post by

Wayan Sukarma


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: